Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.” (QS Al A’rof : 59-60) D. Tindakan Rasulullah SAW. dalam Menangkal Syirik Syirik itu menyekutukan Allah SWT. 3.1. KEPEMIMPINAN DALAM ISLAM. Dalam ajaran agam Islam, hadits nabi menyebutkan bahwa setiap. manusia adalah seorang pemimpin, apakah ia sebagai kepala keluarga, sebagai imam suatu umat, seorang wanita yang kedudukannya sebagai ibu. rumah tangga dan bahkan seorang pembantu sekalipun ia adalah seorang. pemimpin. Tokoh dan karakter dalam narasi Kisah Para Rasul 8, 13, 19 akan dibedah menggunakan teori Andy Reimer tentang perspektif yang terkandung dalam definisi sihir. yang dipakai untuk menangkal Rasulullah s.a.w mengharamkan penggunaan tangkal dan menggantikannya dengan ayat-ayat al-Quran dan doa-doa khusus untuk memohon daripada Allah, menghindari dari apa yg tidak diingini. Dalam musnad Imam Ahmad, juzuk ke empat, halaman 156 disebut mahfum hadis, "Seiapa yang menggantung tangkal maka sesungguhnya, dia telah melakukan perkara syirik. Bahkan syariat melarang sikap ini dalam beberapa ayat al-Qur`ân, diantaranya firman Allah SWT : Wahai ahli Kitab, janganlah kalian bertindak melewati batas (ghuluw) dalam agama kalian [An-Nisâ’/4: 171]. Al-Hafidz Ibnu Katsir Rahimahullah mengatakan dalam Kitab Tafsirnya, Allah SWT melarang ahli kitab melampaui batas dalam beragama. Kontektualisasi Misi Risalah Kenabian dalam Menangkal Radikalisme 352 Fikrah, Vol. 3, No. 2, Desember 2015 kebekuan dalam memahami teks-teks sebagai sumber ajaran Islam yang sangat universal dengan pemahaman tektual yang cenderung kaku, sempit, dan ekslusif. Pemahanan kegamanaan semacam ini akhirnya menimbulkan doktrin kebenaran tunggal, Penyebab timbulnya kesyirikan diantaranya yaitu berlebih-lebihan dalam memuji Rasul atau memuji orang shaleh, ta’ashshub (fanatisme), dan kebodohan terhadap aqidah yang benar.Tindakan Nabi SAW dalam menangkal syirik sebagai contoh yaitu : Tidak berlebihan dalam memuji dan mengagungkan Nabi SAW, beliau melarang kita dari melakukan perbuatan Prinsip asas yang meluas dalam ajaran Islam mengenai perang adalah tidak agresif: seseorang tidak boleh memulakan sesuatu tindakan agresif tetapi hanya perlu bertindak balas ke atasnya degnan seimbang. Asas prinsip ini adalah kata-kata Rasulullah ﷺ, “Jangan menyebabkan kemudaratan atau kemudaratan.” Hadis: Jauhilah oleh kalian tujuh dosa yang membinasakan! Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah! Apa saja dosa-dosa yang membinasakan itu?” Beliau menjawab, “Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang telah Allah haramkan melainkan dengan sebab yang benar, memakan riba, memakan harta anak yatim, berpaling (lari) dari medan pertempuran, dan menuduh wanita yang beriman lagi suci nan Tindakan Rasulullah dalam Menangkal Syirik Upaya Nabi SAW dalam menjaga kemurnian tauhid dari perkataan dan perbuatan yang menodainya, yang membuat kemurnian tauhid menurun dan berkurang. Hal seperti itu banyak terdapat dalam banyak hadist Nabi SAW. ddRp0KS.